Classic Prewedding Di Dieng

Classic Prewedding Di Dieng

Beberapa waktu lalu Uketsukeart photography berkesempatan mengadakan sesi pemotretan prewedding untuk klien kami dan berlokasi di kompleks Candi Dieng di Wonosobo, Kawasan Candi Dieng menempati dataran pada ketinggian 2000m di atas permukaan laut, memanjang arah utara-selatan sekitar 1900m dengan lebar sepanjang 800m. Keindahan alamnya dan keanggunan arsitektur candinya tidak perlu diragukan lagi, salah satu kekayaan alam & budaya Indonesia yang patut kita hargai, dan syukuri serta kita jaga keasriannya.


Kumpulan candi Hindu beraliran Syiwa yang diperkirakan dibangun antara akhir abad ke-8 sampai awal abad ke-9 ini diduga merupakan candi tertua di Jawa. Sampai saat ini belum ditemukan informasi tertulis tentang sejarah Candi Dieng, namun para ahli memperkirakan bahwa kumpulan candi ini dibangun atas perintah raja-raja dari Wangsa Sanjaya. Di kawasan Dieng ini ditemukan sebuah prasasti berangka tahun 808 M, yang merupakan prasasti tertua bertuliskan huruf Jawa kuno, yang masih masih ada hingga saat ini. Sebuah Arca Syiwa yang ditemukan di kawasan ini sekarang tersimpan di Museum Nasional di Jakarta. Pembangunan Candi Dieng diperkirakan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama yang berlangsung antara akhir abad ke-7 sampai dengan perempat pertama abad ke-8, meliputi pembangunan Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi dan Candi Gatutkaca. Tahap kedua merupakan kelanjutan dari tahap pertama, yang berlangsung samapi sekitar tahun 780 M.

5 Orang anggota tim kami berangkat ke Dieng dan menginap selama 2 hari untuk keperluan pemotretan ini, cukup menjadi tantangan bagi kami yang terbiasa sehari-hari di purwokerto yang cuacanya sudah semakin panas, karena suhu disini sekitar 8 derajat celcius di malam hari dan 14 derajat celcius di pagi/siang harinya pada saat kami berada disana.

Sesi pemotretan berjalan lancar, namun untuk dapat melakukan pemotretan dikawasan cagar budaya seperti ini tentu saja tidak boleh sembarangan, kami harus mengajukan perijinan dan juga candi tdk diperbolehkan memasang banyak alat, dikarenakan peraturan dari Dinas Kebudayaan & Pariwisata Jawa tengah. Tema yang diangkat adalah Jawa klasik dan dengan seragam Pelaut karena kebetulan klien kami ini berprofesi sebagai pelaut, yang seragamnya hampir mirip dengan TNI AL. berikut adalah beberapa hasil fotonya

dan ini beberapa foto behind the scene :)

Video menyusul via youtube channel kami ya! jangan lupa like/subscribe & follow…

6 Shares

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment